Tampilkan postingan dengan label austisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label austisme. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Juli 2018

Rabu, 14 Maret 2018

BEKASI PEDULI AUTISME

Nantikan "Bekasi Peduli Autisme" sebagai bukti nyata bahwa kita peduli dan berani berkomitmen untuk menjadikan Bekasi sebagai KOTA RAMAH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS dan STOP menggunakan Autisme sebagai bahan lelucon.

🗺 Car Free Day Kota Bekasi
🗓 01 April 2018
⏰ 07.00 s/d Selesai
👕 Biru

Contact Person
Yasmir : 0896-1199-8119
Agustiningsih : 0813-1015-9831
#bekasipeduliautisme #bekasiramahanakberkebutuhankhusus
#bekasikotainklusi #hariautismesedunia
#autismawareness #autismisnotajoke
#supportspecialneedschildren #shareifyoucare
#worldautismawarenessday #differentbutnotless



Selasa, 03 Oktober 2017

Tanya Dokter Psikiater Anak & Remaja Online


Jika ada pertanyaan Tentang Psikiater Anak & Remaja Silahkan Kirim Ke Alamat Email 

talentaanakspesial@gmail.com


Dengan Subject : Tanya Psikiater



(Pertanyaan langsung dijawab oleh Dokter Psikiater Anak & Remaja)


Senin, 02 Oktober 2017

PERBEDAAN PSIKIATER & PSIKOLOG

Dari Background Pendidikan

Psikiater : Tamat sekolah kedokteran minimal 6 Tahun, lalu lanjut ambil program spesialisasi Psikiatri selama minimal 4 tahun dan jika ingin mengambil subspesialisasi bidang anak & remaja maka harus kelanjutkan kembali pendidikan selama 2 tahun.


Psikolog : tamat Sarjana psikologi mininmal 4 Tahun. lalu lanjut ke profesi Psikologi selama minimal 2 tahun.
Bila Praktek, Seorang psikiater basicnya adalah dokter, sedangkan Psikolog basicnya adalah sarjana psikologi & bukan dokter.

Minggu, 17 September 2017

MENGENALI TAHAPAN PERKEMBANGAN BICARA ANAK & DETEKSI DINI KELAMBATAN BICARA



DR. Dr. Suzy Yusna Dewi, SpKJ(K)
Psikiater Anak

Jika perkembangan bahasa anak tidak sesuai dengan usia seperti tercantum dibawah ini. Silahkan konsultasi.
 Tahapan  perkembangan bicara dan bahasa pada anak normal.
Umur (bulan)
Bahasa reseptif
(bahasa pasif)
Bahasa ekspresif
(bahasa aktif)
1
Kegiatan anak terhenti akibat suara
Vokalisasi yang masih sembarang, terutama huruf hidup
2
Tampak mendengarkan ucapan pembicara, dapat tersenyum pada pembicaraan
Tanda-tanda vokal yang  menunjukkan perasaan senang, senyum sosial
3
Melihat kearah pembicara
Tersenyum sebagai jawaban terhadap pembicara
4
Memberi tanggapan yang berbeda terhadap suara bernada marah/senang
Jawaban vokal terhadap rangsang sosial
5
Bereaksi terhadap panggilan namanya
Mulai meniru suara
6
Mulai mengenal kata-kata ”da da, papa, mama”
Protes vokal, berteriak kerana kegirangan
7
Bereaksi terhadap kata-kata naik, kemari, dada
Mulai menggunakan suara mirip kata-kata kacau
8
Menghentikan aktifitas bila namanya dipanggil
Menirukan rangkaian suara
9
Menghentikan kegiatan bila dilarang
Menirukan rangkaian suara
10
Secra tepat menirukan variasi suara tinggi
Kata-kata pertama mulai muncul
11
Reaksi terhadap pertanyaan sederhana dengan melihat atau menoleh
Kata-kata kacau mulai dapat dimengerti dengan baik
12
Reaksi dengan melakukan gerakan terhadap berbagai pertanyaan verbal
Mengungkapkan kesadaran tentang obyek yang telah akrab dan menyebu namanya
15
Mengetahui dan mengenali nama-nama bagian tubuh
Kata-kata yang benar terdengar diantara kata-kata yang kacau, sering dengan disertai gerakan tubuhnya
18
Dapat mengetahui dan mengenali gambar-gambar obyek yang sudah akrab denganya jika obyek tersebut disebut namanya
Lebih banyak menggunakan kata-kata daripada gerakan untuk mengungkapkan keingingannya.
21
Akan mengikuti petunjuk yang berurutan (ambil topimu dan letakkan di atas meja)
Mulai mengkombinasikan kata-kata (mobil papa, mama berdiri)
24
Mengetahui lebih banyak kalimat yang lebih rumit
Menyebut nama sendiri

Sabtu, 16 September 2017

KENALI PERKEMBANGAN ANAK SEJAK USIA DINI



Jika adanya keterlambatan, dalam 1 atau beberapa aspek perkembangan , bisa dipastikan anak anda butuh penanaganan secepatnya. Kunjungi ahlinya ya mam , jangan kepusat terapi illegal, kasihan ananda . 
Perkembangan Sosial, Komunikasi, dan Kognitif Milestone 21
Usia (Minggu)
Sosial Afektif
Komunikatif
Kognitif
0-4
Melihat wajah caregiver
Membuat suara kecil, suara parau
Merespon terhadap suara
4-8
Tersenyum
Mengoceh spontan
Berekspresi terhadap suara
8-12
Mengenali ibunya
Satu huruf vokal
Melirik sesuatu yang ada di tangan
12-16
Tersenyum saat melihat wajah di cermin
Cekikikan (chukles)
Merespon terhadap hal yang membuat gembira
16-20
Menyadari suatu keadaan yang baru
Tertawa
Memasukan mainan/benda ke dalam mulut
20-24
Memperlihatkan perasaan tidak senang apabila kehilangan mainan
Bersuara spontan
Tertarik dengan benda yang dilihat
24-28
Dapat berinteraksi
Mengikuti music atau lagu
Membanting benda
28-32
Memperlihatkan ekspresi cemas bila bertemu orang asing
Dapat mengucapkan beberapa suku kata
Shakes rattle
32-36
Mengikuti gerakan orang dewasa
Mengeluarkan kata tanpa arti “da”, “ba”
Bermain dengan dua mainan secara bersamaan
36-40
Waves bye-bye
 Mengucapkan kata “dada”, “mama” (tidak speifik)
Mencari barang yang tertup sesuatu
40-44
Berhenti melakukan sesuatu apabila diperintah
Mengucapkan kata “dada”, “mama” (speifik)
Menggambungkan beberapa mainan
44-48
Bermainan di depan cermin
Mengucapkan satu kata selain “mama” dan “dada”
Bisa memilih mainan yang di sukai
48-52
Mulai bermain bersama orang dewasa
Mengucapkan dua kata selain “mama” dan “dada”
Menggunakan krayon